FAKTOR SANITASI LINGKUNGAN KELUARGA YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA

Penulis

  • Roro Kushartanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hakli
  • Sri Puji Rahayu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hakli

Kata Kunci:

Stunting, Sanitasi Lingkungan, Keluarga, Balita

Abstrak

Abstract

The low access of families to sanitation facilities is currently the main cause of death in infants and toddlers and contributes more than 80% of infectious diseases, appetite disorders, and digestive tract disorders. Some infectious diseases suffered by infants and toddlers if this condition occurs for a long time can cause weight loss, it will lead to stunting problems. The purpose of this study was to determine the relationship between several factors of family enviromentas sanitation and the incidence of stunting in Toodlers in the working area of Sekaran Health Centre Semarang City. This research method used descriptive research with a cross sectional approach. The sample used in this study amounted 80 responden. Processing and data analysis in this study using Chi Square and Fisher Exact statistical test.The results showed that there was a relationship between the the variable availability of clean water facilities and the incidence of stunting in toddlers (p-value = 0.027), there was a relationship between the variable availability of waste disposal facilities and the incidence of stunting in toddlers (p-value 0.048), there was no relationship between the variables availability of family latrine facilities with the incidence of stunting in toddlers (p-value 0.748), and there is a relationship between the variable availability of wastewater disposal facilities and the incidence of stunting in toddlers (p-value 0.022). Health education is needed to the community, especially mothers, about the importance of maintaining environmental health.

 

Keywords: Stunting, Enviromental Sanitation, Family, Children under five

 

Abstrak

Rendahnya akses keluarga terhadap sarana sanitasi saat ini menjadi penyebab kematian utama pada bayi dan balita serta menyumbangkan lebih dari 80% penyakit infeksi, gangguan nafsu makan, dan gangguan saluran pencernaan. Beberapa penyakit infeksi yang diderita bayi dan balita dapat menyebabkan berat badan turun. Jika kondisi ini terjadi dalam waktu yang lama, maka akan dapat mengakibatkan masalah stunting. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan beberapa faktor sanitasi lingkungan keluarga dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sekaran Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 81 responden dan dianalisis dengan uji statistik Chi Square dan Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel ketersediaan sarana air bersih dengan kejadian Stunting pada balita (nilai-p = 0.027), ada hubungan antara variabel ketersediaan sarana pembuangan sampah dengan kejadian Stunting pada balita (nilai-p 0.048), tidak ada hubungan antara variabel ketersediaan sarana jamban keluarga dengan kejadian Stunting pada balita (nilai-p 0.748), dan ada hubungan antara variabel ketersediaan sarana pembuangan air limbah dengan kejadian Stunting pada balita (nilai-p 0.022). Perlu pendidikan kesehatan kepada masyarakat terutama ibu tentang pentingnya menjga kesehatan lingkungan.

 

Kata kunci: Stunting, Sanitasi Lingkungan, Keluarga, Balita

Unduhan

Diterbitkan

2022-03-12

Cara Mengutip

Kushartanti, R., & Sri Puji Rahayu. (2022). FAKTOR SANITASI LINGKUNGAN KELUARGA YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA . EMVIRO Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan, 2(1), 48–52. Diambil dari https://journal.stikeshaklismg.ac.id/index.php/emviro/article/view/15